Tips & Trik
Dari mana munculnya Api? Kenali Api lebih baik
09 February 2016
Api adalah hal yang sangat akrab dengan kehidupan sehari-hari. Api bisa menjadi sahabat yang sangat membantu aktivitas sehari-hari, namun juga bisa menjadi hal yang mengerikan. Semua tergantung bagaimana api itu muncul, penanganannya dan apa yang dibakar oleh si jago merah tersebut.
3 unsur yang diperlukan untuk terjadinya api :
-
Heat/Panas
Sumber panas akan menjadi pemicu terjadinya api. Seperti : arus pendek, rokok, petir, dsb
-
Fuel/Bahan pembakaran
Bahan/material pembaharan adalah bahan/material yang bila terkena panas bisa terbakar, menyebarkan api dan menjadikan api lebih besar. Contoh : kayu, kertas, kain, plastic, dsb.
-
Oxygen/Udara
Tidak banyak orang yang tahu bahwa oksigen atau udara bisa membantu pembakaran & penyebaran api. Terjadinya api juga dapat dibagi menjadi beberapa tahapan, yaitu sebagai berikut :
- Tahapan awal penyalaan, tahap ini adalah tahapan awal dari muncul api dalam ruangan dan sering kali tidak disadari. Karena masih sangat kecil seperti percikan saja.
- Tahap pertumbuhan, tahapan yang kedua adalah tahap dimana api mulai berkembang karena udara terus mensuply oksigen ke api. Jika bahan bakar seperti kayu, kertas, dsb masih banyak tersedia, maka api akan terus tumbuh. Upayah pemadaman api harus selesai pada tahap ini, karena jika sudah sampai tahap selanjutnya akan jauh lebih sulit untuk memadamkan api.
- Tahap Flash Over, tahap ini adalah masa transisi antara pertumbuhan api dan pembakaran penuh. Pertumbuhan api pada tahap ini sangat cepat dan sulit dikendalikan. Ruangan akan dipenuhi oleh asap, tekanan & suhu ruangan pun makin meningkat. Akan sangat berbahaya jika Kamu terjebak dalam ruangan pada tahap ini, karena suhu dan tekanan yang terjadi dapat menghilangkan kesadaran manusia dan api juga bertumbuh dengan sangat cepat. Bahan yang terbakar sebagian, dengan cepat menjadi terbakar seluruhnya.
- Tahap pembakaran penuh, pada tahap ini bisa dikatakan telah terjadi kebakaran, dimana api telah melahap seluruh bahan bakar yang ada.
- Tahap surut, tahap ini terjadi saat bahan bakar mulai habis. Temperatur pun mulai turun dan api mulai padam dan meninggalkan sisa pembakaran yang telah terjadi.
Kebakaran juga bisa dibedakan menjadi beberapa kelas dari asal dan cara penangan yang tepat bagi setiap jenis kebakaran yang terjadi, yaitu :
-
Kelas A
Kebakaran yang berasal dari benda padat (kecuali logam), contoh benda padat adalah : Kertas, kayu, textile, plastik, dsb. Sisa pembakaran akan meninggalkan arang dan abu. Pemadam api terbaik untuk jenis kebakaran ini adalah air.
-
Kelas B
Kebakaran jenis ini berasal dari benda atau bahan cair dan atau gas, seperti : tiner, cat, minyak, dsb. Pemadam terbaik untuk api yang berasal dari bahan cair atau gas ini adalah halon dan dry chemical.
-
Kelas C
Untuk kebakaran yang berasal dari aliran listrik, misalnya dari kabel listrik atau dari panel listrik, Pemadam yang paling cocok ini adalah CO2 dan dry chemical.
-
Kelas D
Kebakaran jenis ini berasal dari benda logam, seperti magnesium, titanium atau potasium. Bahan paling baik untuk menghentikan kebakaran jenis ini adalah : pasir, tanah dan dry chemical.
Api memang sangat diperlukan untuk aktivitas kita sehari-hari seperti untuk memasak, sebagai alat bantu penerangan, pembakaran, dsb. Namun jika Api telah menjadi besar dan menyebabkan kebakaran, api akan menjadi hal yang sulit dikendalikan dan sering kali menimbulkan kerugian yang tidak sedikit. Kebakaran dapat sering kali terjadi secara tiba-tiba dan tidak terduga, karena itu lindungilah rumahMu dari bahaya kebakaran sekarang juga. Dengan Jaminan perlindungan yang ditawarkan oleh Asuransi Simasnet, rumahMu akan terlindungi dari kerugian yang terjadi akibat kebakaran ataupun dari musibah-musibah lainnya seperti gempa bumi, banjir, dll. Dapatkan jaminan terbaik bagi rumahMu disini.
Asuransi Simasnet
Cepat, mudah & Terlindungi