Travel

Tips Agar Tetap Aman Naik Pesawat di Tengah Heboh Corona

20 February 2020

virus corona saat naik pesawat

Seorang ahli medis yang mengkhususkan diri dalam transportasi udara mengatakan kepada CNBC bahawa mempraktikkan kebersihan tangan yang baik adalah cara terbaik orang dapat melindungi diri dari virus corona saat naik pesawat untuk melakukan perjalanan.

David Powell, penasihat medis di International Air Transport Association (IATA), mengatakan kepada CNBC risiko terkena infeksi virus serius selama penerbangan “sangat rendah” karena udara di pesawat dimurnikan dengan filter tingkat bedah.
Bagaimanapun, risiko tetap ada jika penumpang dekat dengan seseorang yang tidak sehat selama perjalanan. “Kami tahu bahwa virus ini telah menyebar di sebagian besar kasus melalui kontak dekat dengan seseorang yang tidak sehat. Jadi risiko itu adalah apa yang tersisa dan ada hal-hal sederhana yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi risiko, tetapi melalui udara risikonya rendah.”ungkap Powell kepada “Capital Connection” CNBC.
Powell mengatakan bahwa di tengah kehebohan virus corona cara terpenting untuk menghindari virus ini adalah dengan mempraktikkan kebersihan tangan yang baik. “Virus pernapasan sebagian besar ditularkan melalui penyebaran tetesan, seperti batuk atau bersin pada seseorang atau dalam beberapa kasus oleh penyebaran fomite, yang berarti Anda mencemari permukaan yang kemudian disentuh oleh orang lain. Jadi kebersihan tangan adalah hal utama,” jelasnya
Siapa pun yang khawatir virus corona harus menghindari menyentuh wajah sendiri dan sering mencuci dan mengeringkan tangan atau menggunakan pembersih tangan berbasis alkohol jika tidak dapat mengakses fasilitas mencuci tangan.

Etika batuk dan bersin

Cara lain untuk menghentikan penyebaran virus di pesawat adalah dengan melakukan etika batuk dan bersin yang benar. Powell menjelaskan jika Anda batuk atau bersin, Anda bisa melakukannya di tisu atau siku kemudian mencuci tangan dengan bersih.
“Jika seseorang di dekat Anda tidak enak badan di pesawat, Anda harus memperhatikan dan memberitahu kepada kru karena ada prosedur yang dapat mereka lakukan untuk memisahkan orang itu dan meminimalkan risiko kepada orang lain,” jelasnya.
Dia juga mendesak siapa pun yang menderita gejala virus corona untuk memikirkan kembali dengan serius rencana perjalanan mereka. “Dari berbagai informasi gejala pertama yang paling umum dari virusini adalah demam yang cukup tinggi, biasanya lebih dari 38 derajat (Celcius).Jadi, jika ada yang terkena suhu tinggi, mereka tentu tidak boleh bepergian dan itu saran yang kami berikan jauh sebelum wabah ini,” kata Powell kepada CNBC.
Dia juga mencatat bahwa masker wajah adalah “perlindungan tidak efektif” terhadap virus corona dan hanya akan disarankan bagi mereka yang merawat seseorang yang tidak sehat atau batuk dan bersin sendiri. Para ahli medis di seluruh dunia juga menyarankan bahwa mencuci tangan adalah cara paling efektif untuk melindungi diri dari virus corona.

Hindari Kontak Langsung

Dia juga menyarankan untuk menghindari kontak langsung dengan pasien yang dicurigai dan mencuci tangan saat merawat seseorang yang mungkin tidak sehat. Seperti Powell, ia mengatakan mengenakan masker wajah “tidak terlalu efektif.”
Berbicara kepada CNBC “Squawk Box” minggu lalu, Dr. Corey Hebert, Asisten Profesor di Universitas Louisiana dan Tulane juga mengatakan masker wajah yang dijual di toko obat biasa tidak akan membantu karena virus dapat bergerak melalui jaring. Hebert juga mengatakan bahwa dia telah berada di tiga kota selama tiga hari sebelumnya dan selama perjalanannya dia pasti akan menghapus ruang pribadi yang dia gunakan untuk memindahkan jejak virus yang mungkin ada dengan menggunakan pembersih atau bahkan hanya dengan sabun dan air.
“Jangan menyentuh wajah Anda, mendapatkan suntikan flu, cuci tangan Anda dengan air dan sabun, itu hal terpenting yang dapat dilakukan,” katanya.
Dia juga mencatat bahwa masker wajah adalah “perlindungan tidak efektif” terhadap virus corona dan hanya akan disarankan bagi mereka yang merawat seseorang yang tidak sehat atau batuk dan bersin sendiri. Para ahli medis di seluruh dunia juga menyarankan bahwa mencuci tangan adalah cara paling efektif untuk melindungi diri dari virus corona.
sumber : liputan6.com, judul :”Tips Hindari Penyebaran Virus Corona Saat di Pesawat”

Artikel Lainnya

Travel

Protokol Isolasi Diri dari Kemenkes Saat Menunjukkan Gejala Corona

20 February 2020

Travel

6 Kebiasaan Simpel yang Dapat Menangkal Virus Corona

20 February 2020

Travel

Tips Kerja dari Rumah Agar Tetap Aman dari Ancaman Cyber

20 February 2020

Travel

Tips Mencuci Pakaian Agar Terhindar Dari Virus Corona

20 February 2020

Travel

Persentase Kematian Akibat Covid-19 di Indonesia Menembus Angka 9,3%, Apa Penyebabnya?

20 February 2020

Travel

WHO Cemaskan Tenaga Medis Karena Virus Corona Mampu Bertahan di Udara

20 February 2020

Travel

7 Aplikasi yang Membantu Anda Kerja dari Rumah Karena Corona

20 February 2020

Travel

4 Hal Penting Saat Mencari Asuransi Kendaraan

20 February 2020

Travel

5 Manfaat Tertawa untuk Kesehatan

20 February 2020

Travel

Hacker Menciptakan Virus Malware Corona

20 February 2020

Travel

Pemilihan makanan yang tepat untuk kucing kamu

20 February 2020

Travel

Di Rumah Aja, Virtual Traveling Sekitar Hotel Bisa Jadi Obat Bagi Para Traveler

20 February 2020

Travel

Pemerintah Menambah 4 Hari Libur Tahun 2020

20 February 2020

Travel

Travel Murah Ke Pulau Merah di Banyuwangi

20 February 2020

Travel

Ponta, Kedai Ramen Enak Kyoto yang Menggunakan Mobil Van

20 February 2020

Travel

Tips Berburu Aurora Ala Backpacker

20 February 2020

Travel

Di Rumah Aja, Virtual Traveling Sekitar Hotel Bisa Jadi Obat Bagi Para Traveler

20 February 2020

Travel

Pemerintah Menambah 4 Hari Libur Tahun 2020

20 February 2020

Travel

Apa Penting Punya Asuransi Perjalanan Saat Traveling di Dalam Negeri?

20 February 2020

Travel

Travel Murah Ke Pulau Merah di Banyuwangi

20 February 2020

Travel

Tips Backpacker Anti Ribet Ke Luar Negeri

20 February 2020