Tips & Trik

Marak Sindrom Burnout, Kenali Penyebab dan Gejalanya!

24 February 2021

kenali sindrom burnout

Apakah kamu pernah mendengar tentang sindrom burnout sebelumnya? Kata ini memang mulai sering terdengar belakangan ini, terutama di kalangan pekerja generasi milennial dan gen z. Namun, burnout bukanlah hal baru. Fenomena ini sudah banyak diteliti oleh akademisi sejak lama.

Apa itu Burnout Syndrome?

Apa kamu pernah mendengar keluhan “merasa mentok atau bosan” dengan pekerjaan? Perasaan stuck, tidak bergairah, lelah dan hampa saat menjalani pekerjaan, adalah tanda-tanda burnout. Istilah burnout sendiri sebetulnya sudah ada sejak lama. Salah satu definisi burnout dari Pines dan Aronson (1989), burnout sebagai bentuk tekanan psikis, berhubungan dengan stress kronik, yang dialami seseorang dari hari ke hari, ditandai dengan kelelahan fisik, mental dan emosional.
Burnout termasuk dalam the International Classification of Diseases Revisi ke-11 (ICD-11) sebagai fenomena yang berhubungan dengan pekerjaan (occupational phenomenon). Namun burnout bukan tergolong dalam kondisi medis. Walaupun tergolong occupational phenomenon, tapi burnout tidak hanya bisa menyerang orang-orang yang bekerja kantoran saja. Freelancer, pelajar, juga ibu rumah tangga pun dapat mengalami burnout.

Penyebab Terjadinya Burnout

Dilansir dari Psychology Today, nyatanya, penyebab burnout bukan hanya disebabkan banyak bekerja. Banyaknya pekerjaan dan lamanya durasi bekerja, memang turut andil dalam terjadinya burnout. Namun, burnout terjadi ketika seseorang tidak mampu lagi untuk mengontrol pekerjaan, baik di kantor atau di rumah, atau saat diminta mengerjakan tugas-tugas yang bertentangan dengan sense of self-nya.
Lebih tepatnya, burnout disebabkan oleh jam kerja yang panjang, kondisi yang berisiko tinggi, kurangnya rasa kendali, jarak, ketidakpastian, serta tidak sebandingnya antara effort dan reward yang diterima. Beberapa orang bilang kalau passion is kinda overrated, tapi hati-hati, ketidaksesuaian antara passion dan purpose dalam hidup dengan pekerjaan juga bisa memantik munculnya burnout.
Aturan yang memaksa untuk WFH selama pandemi pun, tanpa disadari menjadi faktor penyebab burnout. Jam kerja yang jadi tidak menentu selama WFH, serta sulitnya berkoordinasi dengan rekan kerja jarak jauh. Belum lagi suasana rumah yang kurang kondusif untuk bekerja, makin memperparah rasa jenuh dan stress.

Tanda-tanda Kamu Sedang Burnout

Burnout dapat dirasakan secara mental dan fisik. Secara mental, kamu mungkin akan merasa “kosong” atau “lelah hati dan pikiran”. Akibatnya, kamu jadi kehilangan motivasi untuk melakukan pekerjaan, penuh keraguan, dan menyebabkan masalah-masalah interpersonal atau komunikasi dengan orang-orang sekitar. Bahkan, hal ini dapat berujung pada masalah kognitif, seperti sulit berkonsentrasi dan cepat lupa.
Burnout juga berefek pada tubuh, sebab mental dan fisik berjalan seirama. Physically, burnout dapat ditandai dengan seringnya merasa sakit kepala, sakit perut, dan lainnya. Pada akhirnya, burnout akan membuat kamu merasa nggak mampu mengatasi berbagai tugas dan masalah dalam hidup dan pekerjaan. Gejala-gejala ini merupakan akibat dari stress yang berulang dan berkepanjangan.

Bagaimana Mencegah dan Mengatasi Burnout?

“Work hard, play hard”. Ini bukan sekadar jargon, tapi mantra yang harus kamu terapkan untuk mencapai hidup yang seimbang. Kunci untuk mencegah dan mengatasi sindrom burnout memang istirahat yang memadai. Perlu diingat bahwa kamu juga manusia biasa yang punya limit dalam segala sesuatu, termasuk pekerjaan. Sadari bahwa kamu nggak bisa selalu memberikan performa yang sempurna dalam karir, pendidikan atau kehidupan pribadi.
Lindungi dirimu dari burnout syndrome dengan istirahat yang cukup. Tidurlah minimal 6 jam hingga 8 jam sehari. Kurang tidur akan memperparah stress seseorang, dan menyebabkan kamu jadi susah fokus saat bekerja. Jangan langsung melakukan banyak pekerjaan sekaligus, coba untuk lebih fokus untuk menyelesaikan tugas satu persatu.
Selain itu, kamu harus berani bilang “tidak”. Kamu tidak bisa jadi orang yang meng-iya-kan semua orang, baik itu dalam hal pekerjaan atau ajakan hangout, yang hanya akan membuat kamu merasa semakin lelah. Yang terpenting, jangan lupa sisihkan waktu untuk me time. Ambil cuti untuk liburan, atau lakukan berbagai hal yang kamu sukai.
Berhenti atau resign dari pekerjaan mungkin bukan solusi, tapi bisa jadi pilihan terbaik bagi sebagian orang. Yang terpenting, kamu harus punya pertimbangan yang matang dan nggak tergesa-gesa. Jangan ragu untuk mencari bantuan profesional atau ceritakan ke orang-orang terdekat yang kamu percayai.
Sumber : fimaledaily.com | Judul : “Awas Sindrom Burnout, Kenali Penyebab dan Tanda-Tandanya!”

Artikel Lainnya

Tips & Trik

Tidak Enak Badan Usai Dapat Vaksin Covid-19, Konsumsi Makanan Ini Supaya Cepat Pulih

24 February 2021

Tips & Trik

Sudah divaksin, Apakah Sudah Bebas Bertemu Orang Lain?

24 February 2021

Tips & Trik

4 Penyakit Ini Sering Menyerang di Musim Hujan, Berhati-hatilah !

24 February 2021

Tips & Trik

Ahli Ungkap 2 Aktivitas yang Dapat Membuat Vaksin Covid-19 Jadi Lebih Efektif

24 February 2021

Tips & Trik

Tanpa Disadari Ternyata 5 Kebiasaan Buruk Ini Bisa Sebabkan Kerusakan Otak loh!

24 February 2021

Tips & Trik

Tips Memilih Asuransi Rumah Terbaik di Indonesia 2022

24 February 2021

Tips & Trik

Segitiga Bermuda yang Misterius Mulai Terpecahkan

24 February 2021

Tips & Trik

Biar Tidak Sedih Lihat Dompet Saat Berlibur, Coba Terapkan Trik Ini

24 February 2021

Tips & Trik

Ini Dia Cara Menabung yang Benar dan Efektif Biar Cepat Terkumpul

24 February 2021

Tips & Trik

Kebiasaan Dari Para Orang Kaya di Indonesia Sampai Dunia

24 February 2021

Tips & Trik

Istilah Baru Kekinian yang Sering Digunakan di Dunia Travel

24 February 2021

Tips & Trik

Tips Memilih Asuransi Rumah Terbaik di Indonesia 2022

24 February 2021

Tips & Trik

Segitiga Bermuda yang Misterius Mulai Terpecahkan

24 February 2021

Tips & Trik

Biar Tidak Sedih Lihat Dompet Saat Berlibur, Coba Terapkan Trik Ini

24 February 2021

Tips & Trik

Ini Dia Cara Menabung yang Benar dan Efektif Biar Cepat Terkumpul

24 February 2021

Tips & Trik

Kebiasaan Dari Para Orang Kaya di Indonesia Sampai Dunia

24 February 2021

Tips & Trik

Istilah Baru Kekinian yang Sering Digunakan di Dunia Travel

24 February 2021

Tips & Trik

Manfaat Luar Biasa Dari Kebiasaan Menjaga Kebersihan

24 February 2021

Tips & Trik

Tidak Enak Badan Usai Dapat Vaksin Covid-19, Konsumsi Makanan Ini Supaya Cepat Pulih

24 February 2021

Tips & Trik

Sudah divaksin, Apakah Sudah Bebas Bertemu Orang Lain?

24 February 2021

Tips & Trik

4 Penyakit Ini Sering Menyerang di Musim Hujan, Berhati-hatilah !

24 February 2021

Tips & Trik

Ahli Ungkap 2 Aktivitas yang Dapat Membuat Vaksin Covid-19 Jadi Lebih Efektif

24 February 2021