Tips & Trik

Kiat Menjaga Diri Dari Varian Baru Virus Corona B117

10 March 2021

corona b117 mutasi

Otoritas di bidang kesehatan kini sedang menghadapi rintangan besar baru seiring ditemukannya varian baru virus corona yang lebih menular yakni corona B117. Varian baru ini pertama kali muncul di Inggris lalu menyebar ke negara lain termasuk Indonesia seperti yang diungkapkan Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono yang mengonfirmasi dua kasus Covid dengan mutasi B117.

Para peneliti di London School of Hygiene and Tropical Medicine memperkirakan varian ini 56 persen lebih menular. Sebuah studi pracetak terpisah dari para peneliti di Imperial College London menemukan varian baru meningkatkan reproduksi virus dengan jumlah rata-rata orang yang terinfeksi orang yang positif antara 0,4 dan 0,7.

Apa yang membuatnya varian baru ini jadi lebih menular? Kecepatan penyebaran B117 menunjukkan varian ini membawa fitur biologis tertentu atau mutasi dalam genomnya yang membuatnya lebih mudah menular.

Mutasi genetik sebenarnya bagian normal dan diharapkan dari evolusi virus, tetapi terkadang virus memperoleh mutasi menguntungkan yang memungkinkan mereka untuk mengungguli varian lain yang beredar, kata pakar virologi di University of Sydney, Prof. Eddie Holmes.

Ada juga bukti awal yang menunjukkan bahwa Corona B117 menghasilkan viral load (tingkat replikasi virus dalam tubuh) yang lebih tinggi. Ini artinya, ketika orang yang terinfeksi bersin atau batuk, mereka cenderung menyebarkan lebih banyak virus.

Kiat melindungi diri dari varian B117

Varian ini menyebar dengan cara yang sama seperti virus Covid-19. Kamu bisa tertular virus jika menghabiskan waktu di ruang tertutup untuk menghirup udara orang yang terinfeksi.

Protokol kesehatan yang melindungimu dari Covid-19 akan membantu melindungi juga dari varian ini, meskipun kamu mungkin perlu lebih teliti misalnya mengenakan dua atau tiga lapis masker.

Selain itu, jangan menghabiskan waktu di dalam ruangan dengan orang yang tidak tinggal serumah, hindari keramaian, dan menjaga jarak. Cucilah tangan sesering mungkin dan hindari menyentuh wajah.

“Hal pertama yang saya katakan kepada orang-orang ini bukanlah virus yang berbeda. Semua hal yang telah kami pelajari tentang virus ini masih berlaku,” kata Dekan Brown University School of Public Health, Dr. Ashish K. Jha, seperti dikutip dari The New York Times.

Pakar kesehatan mengingatkan agar masyarakat jangan lengah setelah setahun hidup dalam pandemi. Mungkin menghabiskan waktu di dalam ruangan dan membuka masker saat bersama teman atau makan di restoran.

“Semakin banyak saya mendengar tentang varian baru, semakin saya prihatin. Saya pikir tidak ada ruang untuk kesalahan atau kecerobohan dalam mengikuti tindakan pencegahan,” tutur profesor lingkungan di Virgnia Tech, Linsey Marr.

Perlukah upgrade masker?

Kamu harus mengenakan masker berkualitas tinggi saat berada di luar rumah misalnya berbelanja atau berada dalam situasi di dalam ruangan dengan orang yang tidak tinggal serumah.

Marr dan timnya baru-baru ini menguji 11 bahan masker dan menemukan masker kain yang tepat, dipasang dengan benar bisa menyaring partikel virus yang menyebabkan infeksi.

Masker terbaik memiliki tiga lapisan yakni dua lapisan kain dengan saringan diapit di antaranya. Masker juga harus dipasang di sekitar pangkal hidung dan terbuat dari bahan yang fleksibel untuk mengurangi celah. Ikat kepala pada masker membuat lebih pas daripada loop telinga.

Apabila kamu tidak ingin membeli masker baru, kenakan masker tambahan saat berada di dekat orang lain. Menambah lapisan masker yakni masker bedah sekali pakai dan menutupinya dengan masker kain juga bisa diterapkan.

Kamu tidak memerlukan tingkat perlindungan tinggi seperti yang dibutuhkan para tenaga medis sehingga N95 tidak direkomendasikan.

Di sisi lain, mendapatkan vaksin adalah cara terbaik untuk mengurangi risiko. Para ahli optimistis vaksin saat ini sebagian besar akan efektif melawan varian baru virus corona yang muncul. Awal bulan ini, Pfizer dan BioNTech mengumumkan vaksin Covid-19 buatan mereka bekerja melawan salah satu mutasi utama yang ada di beberapa varian.

Tetapi beberapa data juga menunjukkan varian dengan mutasi tertentu, terutama yang pertama kali terlihat di Afrika Selatan, mungkin lebih resisten terhadap vaksin.

Meskipun datanya mengkhawatirkan, para ahli mengatakan vaksin saat ini menghasilkan tingkat antibodi yang sangat tinggi, dan kemungkinan besar setidaknya dapat mencegah penyakit serius pada orang yang diimunisasi dan terinfeksi.

“Alasan saya sangat optimis adalah dari apa yang kita ketahui tentang cara kerja vaksin, bukan hanya satu antibodi yang memberikan semua perlindungan. Divaksin menghasilkan antibodi dan ini membuat kecil kemungkinan terjadi mutasi,” kata profesor penyakit menular di University of Michigan, Dr. Adam Lauring.

Anak-anak tampaknya terinfeksi varian dengan kecepatan yang hampir sama dengan strain aslinya. Sebuah studi besar di Inggris menemukan, anak-anak hanya memiliki kemungkinan sekitar setengah dari orang dewasa untuk menularkan varian tersebut kepada orang lain.

Meskipun itu kabar baik, sifat varian baru yang sangat menular berarti lebih banyak anak-anak yang akan tertular virus.

Lalu, apabila kamu sudah pernah terkonfirmasi Covid-19, artinya memiliki tingkat kekebalan yang sama terhadap varian baru? Sebagian besar ahli setuju pada penyintas Covid-19 memiliki tingkat kekebalan alami tertentu untuk membantu melawan infeksi kedua meskipun tidak diketahui berapa lama perlindungan tersebut bertahan.

Varian yang beredar di Brazil dan Afrika Selatan tampaknya memiliki mutasi yang memungkinkan virus menghindari antibodi alami dan menginfeksi kembali seseorang yang telah terinfeksi virus. Kekhawatiran tersebut didasarkan pada tes laboratorium yang menggunakan antibodi dari orang-orang dengan infeksi sebelumnya.

Di sisi lain, pengaruh vaksin terhadap varian ini juga belum diketahui. Tetapi, meski semua ini terdengar menakutkan, para ilmuwan berharap meskipun vaksin tidak sepenuhnya melindungi dari variasi baru virus, antibodi yang dihasilkan oleh vaksin tetap akan melindungi orang dari penyakit yang lebih serius.

Sumber : antaranews.com | Judul : “Kiat menjaga diri dari varian baru corona B117”

Artikel Lainnya

Tips & Trik

Mau Mudik atau Berwisata Menggunakan Bus? Simak Tips Ini Biar Aman

10 March 2021

Tips & Trik

Cara Gampang Untuk Cegah Karat di Kolong Mobil

10 March 2021

Tips & Trik

Ini Trik Sederhana Supaya Rumah Terlihat Lebih Luas

10 March 2021

Tips & Trik

Sudah divaksin, Apakah Sudah Bebas Bertemu Orang Lain?

10 March 2021

Tips & Trik

4 Penyakit Ini Sering Menyerang di Musim Hujan, Berhati-hatilah !

10 March 2021

Tips & Trik

Mau Mudik atau Berwisata Menggunakan Bus? Simak Tips Ini Biar Aman

10 March 2021

Tips & Trik

Cara Gampang Untuk Cegah Karat di Kolong Mobil

10 March 2021

Tips & Trik

Ini Trik Sederhana Supaya Rumah Terlihat Lebih Luas

10 March 2021

Tips & Trik

Sudah divaksin, Apakah Sudah Bebas Bertemu Orang Lain?

10 March 2021

Tips & Trik

4 Penyakit Ini Sering Menyerang di Musim Hujan, Berhati-hatilah !

10 March 2021