Tips & Trik

Gak Cuma Tes Mengemudi, Sekarang Buat SIM Juga Ada Tes Psikologi

14 February 2020

tes psikologi membuat sim

Untuk proses pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) ke depannya tidak cuma kemampuan mengemudi dan pengelihatanan yang di tes. Karena sekarang setiap pengendara harus lulus tes psikologi terlebih dahulu, untuk bisa lanjut mengikuti tes lainnya dalam permohonan pembuatan SIM.

Veronica Adesla, M.Psi., Psikolog (Klinis) menjelaskan langkah pihak berwajib untuk bisa menerapkan tes psikologi untuk setiap pengendara dinilai bagus. Namun tetap ada beberapa hal yang harus diingat pihak berwajib.
“Ini artinya kan mengikuti keputusan dari pemerintah, bahwa harus ada pemeriksaan dulu dari psikologis. Bahwa orang itu sehat mental, dan ini prosedur atau langkah yang diupayakan pemerintah. Saat ada pengendara yang ingin berkendara, mereka harus sehat mental juga, selain tentunya harus sehat fisik,” ujar Veronica.

Pentingkah Tes Psikologi Dalam Mengemudi?

“Penting atau tidak, pentingnya aturan ini saya yakin semuanya sudah dipikirkan dengan matang. Pastinya juga sudah bicara dengan psikolog-psikolog terkait dan ini lintas profesi. Saya yakin ini semuanya sudah didiskusikan,” kata Veronica.
“Jadi menurut saya dikuti saja, tapi dengan catatan hasil pemeriksaan itu hasilnya tidak bisa digunakan selama-lamanya. Seperti kesehatan fisik saja, itu kan pasti tidak bisa digunakan seumur hidup,” lanjut Veronica.
“Pokoknya mereka datang ke kantor psikologi. Terserah di (kantor psikologi) mana saja, yang penting sudah ada rekomendasi dari psikologi kepolisian, boleh di mana saja,” ujar Hedwin. Dia menambahkan, di Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM juga sudah ada fasilitas tes psikologi.
Adapun tes psikologi meliputi kemampuan konsentrasi, kecermatan, pengendalian diri, kemampuan menyesuaikan diri dan stabilitas emosi. Tujuannya diadakan psikologi untuk mengetahui tingkat emosi pemohon SIM.
Persyaratan tes psikologi bagi penerbitan SIM ini sebenarnya sudah diatur dalam pasal 81 ayat (4) Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dan sebagaimana yang dituangkan dalam pasal 36 Peraturan Kapolri No. 9 tahun 2012 tentang Surat Izin Mengemudi.
Aturan itu menyebutkan bahwa salah satu persyaratan penerbitan SIM adalah kesehatan, baik kesehatan jasmani maupun rohani, untuk pemeriksaan kesehatan rohani dilakukan dengan materi tes yang akan menilai beberapa aspek antara lain kemampuan konsentrasi, kecermatan, pengendalian diri, kemampuan penyesuaian diri, stabilitas emosi dan ketahanan kerja.
Peraturan ini memang baik untuk meminalisir terjadinya kecelakaan. Terang saja karena jika terjadi kecelakaan akan banyak kerugian yang terjadi walau nyawa selamat, tidak jarang biaya untuk perbaikan kendaraan sangat mahal pasca kerusakan karena kecelakaan. Untuk itu penting untuk memiliki jaminan perlindungan yang bisa mencover biaya perbaikan mobil mu bila terjadi hal-hal tidak terduga seperti itu. Lengkapi mobilmu sekarang juga dengan jaminan dari #MobilInsurtech

Artikel Lainnya

Tips & Trik

Persiapan Agar Mobil Siap Hadapi New Normal

14 February 2020

Tips & Trik

Layanan SIM-STNK Masih Belum Dibuka Hingga 29 Juni

14 February 2020

Tips & Trik

Rawat Emblem Mobilmu Agar Tetap Kinclong

14 February 2020

Tips & Trik

Ini Kelebihan dan Kekurangan Mobil Bermesin Depan Yang Banyak Digunakan

14 February 2020

Tips & Trik

Deretan Merek Mobil Terlaris di Tengah Pandemi Corona

14 February 2020

Tips & Trik

Rentan Jadi Sarang Tikus, Begini Cara Merawat Mobil Saat PSBB

14 February 2020

Tips & Trik

Bahaya! Disemprot Cairan Disinfektan, Sepeda Motor Ini Malah Terbakar

14 February 2020

Tips & Trik

Layanan SIM-STNK Masih Belum Dibuka Hingga 29 Juni

14 February 2020

Tips & Trik

Rawat Emblem Mobilmu Agar Tetap Kinclong

14 February 2020

Tips & Trik

Wuling Akan Mengembangkan Mobil Dengan Model Khusus untuk Pasar Indonesia

14 February 2020

Tips & Trik

Ada Kriteria Khusus Untuk Kendaraan yang Diperbolehkan Mudik

14 February 2020

Tips & Trik

Usir Bosan di Rumah Dengan Memanjakan Mobil Kesayanganmu

14 February 2020