Travel

Daftar Sayuran yang Lebih Sehat Dimakan Mentah dan yang Harus Dimasak

11 February 2020

sayuran mentah dan matang yang lebih sehat

American Institute of Cancer Research (AICR) mengulas sebuah penelitian yang mengatakan, perempuan yang mengonsumsi 5,5 porsi sajian buah dan sayur setiap hari memiliki risiko 11 persen lebih rendah terkena kanker payudara daripada mereka yang mengonsumsi 2,5 porsi sajian sayur dan buah.

Porsi sajian didasarkan pada secangkir sayur dedaunan mentah, 1,5 cangkir sayur matang, atau 1,5 cangkir potongan buah/buah yang diolah. Mengurangi konsumsi daging merah dan makanan cepat saji juga menjadi salah satu cara menghindari resiko kanker. Tak heran, diet mediterania menjadi salah satu sarana terbaik mengurangi resiko kanker dengan cara mengonsumsi sayuran mentah.
Mengonsumsi sayuran dalam kondisi mentah atau matang sama saja manfaatnya untuk menjaga tubuh tetap sehat dan terhindar dari berbagai macam penyakit. Namun, ada baiknya mengetahui sayuran apa saja yang baik dikonsumsi saat mentah dan matang. Berikut jenis sayuran yang baik dikonsumsi mentah dan matang.

Beberapa sayuran yang lebih baik dimakan mentah adalah:

1. Brokoli
Panas dapat mengurangi kandungan sulforaphane dalam brokoli. Padahal, senyawa ini dapat menghambat pertumbuhan sel kanker.
2. Kol
Pemasakan dapat menghancurkan enzim myrosinase, yang juga dapat mencegah kanker.
3. Bawang putih
Juga mengandung senyawa sulfur (yaitu allicin) yang dapat mencegah pertumbuhan kanker. Senyawa allicin ini rentan terhadap panas.
4. Bawang bombay
Mengonsumsi bawang bombai mentah dapat membantu Anda dalam mencegah penyakit jantung karena kandungan antiplateletnya. Suhu panas dapat mengurangi kandungan ini.

Beberapa sayuran yang lebih baik dimasak terlebih dahulu:

1. Tomat
Memasak tomat dapat meningkatkan kandungan likopen, di mana likopen ini berhubungan dengan penurunan risiko kanker dan serangan jantung.
2. Wortel
Memasak dapat meningkatkan betakaroten yang dikandungnya.
3. Bayam
Nutrisi dalam bayam seperti zat besi, magnesium, kalsium, dan zinc lebih mudah diserap tubuh saat bayam dimasak.
4. Asparagus
Asam ferulat, folat, vitamin A, C, dan E, lebih mudah diserap tubuh jika asparagus dimasak.
5. Kentang
Pengganti nasi, memasaknya bisa memudahkan kentang dimakan dan dicerna tubuh.
6. Jamur
Memasak bisa menurunkan kadar agaritine (zat berbahaya dalam jamur) dan ergothioneine (antioksidan dalam jamur yang kuat).

Sumber: detik.com dengan judul “deretan wabah mematikan sepanjang sejarah manusia”

Artikel Lainnya

Travel

Inilah Penyebab Berat Badan Terus Naik Walau Sedang Puasa

11 February 2020

Travel

Kulit Bisa Tetap Fresh dan Sehat Meski Sedang #DirumahAja

11 February 2020

Travel

Kata Pakar Soal Perlukan Pakai Masker Saat Naik Mobil Pribadi?

11 February 2020

Travel

Penting Cegah Corona! Etika Batuk dan Bersin di Tempat Umum

11 February 2020

Travel

Jarang Diketahui, Bawang Putih Tunggal Banyak Manfaat untuk Kesehatan

11 February 2020

Travel

6 Cara Mencegah Jamur Enoki Tak Terpapar Bakteri Listeria

11 February 2020

Travel

Mi Instan Bisa Menjadi Makanan Kaya Gizi

11 February 2020

Travel

8 Tips Bikin Nasi Goreng yang Enak dan Sedap

11 February 2020

Travel

Ini 5 Efek Jika Makan Pedas Tiap Hari

11 February 2020

Travel

Chef Ungkap Dessert Terbaik dan Terburuk untuk Dipesan di Restoran

11 February 2020

Travel

Tak Hanya Lezat, Berikut 5 Kandungan Gizi dalam Blewah untuk Buka Puasa

11 February 2020