Tips & Trik

Cara Mengetes Virus Corona Ini Bedanya Rapid Test, TCM, dan Swab PCR

26 May 2020

teknik mengetes virus corona

Penyanyi Indonesia Via Vallen mengabarkan adiknya dinyatakan positif terinfeksi virus Covid-19. Menariknya hal ini diketahui setelah sang adik didorong untuk mengetes virus kembali dengan teknik swab yang sebelumnya sudah melakukan dengan teknik rapid test.

Lewat unggahan di Instagram, Via Vallen bercerita bahwa awalnya sang adik diketahui memiliki tanda-tanda pneumonia ketika memeriksakan diri ke dokter. Khawatir hal itu adalah gejala virus Corona, ia lalu melakukan rapid test dengan hasil non-reaktif (negatif).
Cerita Via Vallen kembali mendorong perhatian netizen terkait beda rapid test dengan tes swab. Via Vallen khususnya menyebut menjalani tes TCM yang biasanya digunakan untuk pasien penyakit tuberkolosis (TB), sebagai pelengkap tes swab yang menggunakan metode polymerase chain reaction (PCR). Berikut penjelasannya:

Rapid Test

Pemeriksaan rapid test menggunakan sampel darah. Seseorang yang terinfeksi akan membentuk antibodi yang disebut immunoglobulin, yang bisa dideteksi di darah. Immunoglobulin inilah yang dideteksi dengan rapid test.
Rapid test bisa dilakukan di mana saja dan hanya butuh waktu 15-20 menit untuk mendapatkan hasilnya dengan menggunakan kit. Kelemahannya adalah bisa menghasilkan ‘false negative’ yakni ketika hasil tes tampak negatif meski sebenarnya positif. Ini terjadi jika rapid test dilakukan kurang dari 7 hari setelah terinfeksi.

TCM

TCM sebelumnya dikenal untuk mendiagnosis penyakit tuberkulosis (TB) berdasarkan pemeriksaan molekuler. Pemeriksaan pada TCM ini menggunakan dahak dengan amplifikasi asam nukleat berbasis cartridge. Tes ini akan mengidentifikasi RNA pada virus corona pada mesin yang menggunakan cartridge khusus yang bisa mendeteksi virus ini.
Hasil tes TCM ini dapat diketahui dalam waktu kurang dari dua jam, untuk menentukan pasien positif maupun negatif.

PCR

Jenis pemeriksaan ini menggunakan sampel usapan lendir dari hidung atau tenggorokan. Lokasi ini dipilih karena menjadi tempat virus bereplikasi. Virus yang aktif memiliki material genetika yang bisa berupa DNA maupun RNA. Pada virus corona, material genetiknya adalah RNA. Nah, RNA inilah yang diamplifikasi dengan RT-PCR sehingga bisa dideteksi.
PCR menjadi tes diagnosis standar di seluruh dunia untuk menegakkan diagnosis infeksi virus Corona COVID-19.

Pemeriksaan PCR jelas membutuhkan waktu lebih lama untuk mendapatkan hasil karena hanya dapat dilakukan di laboratorium yang sudah ditunjuk pemerintah.
Sumber: detik.com, dengan judul “Adik Via Vallen Positif Corona, Ini Bedanya Rapid Test, TCM, dan Swab PCR”

Artikel Lainnya

Tips & Trik

4 Keterampilan Ini Wajib Kamu Kuasai Pasca Pandemi Corona

26 May 2020

Tips & Trik

Kenali Arti Warna Zona Wilayah Infeksi Virus Corona

26 May 2020

Tips & Trik

Hadapi Era New Normal, Ini Aturan Baru di Salon

26 May 2020

Tips & Trik

Tips Mudah Untuk Membantu Anak Beradaptasi dengan Masa New Normal

26 May 2020

Tips & Trik

5 Fakta Face Shield yang Lagi Nge-Hits di Masa New Normal

26 May 2020

Tips & Trik

Kiat Mengatur Dompet Agar Keuangan Sehat Selama New Normal

26 May 2020

Tips & Trik

Inilah 5 Fase Klinis Pasien Positif Covid-19 hingga Tewas

26 May 2020

Tips & Trik

Wajib Tahu! 4 Kebiasaan Ini Bisa Jaga Kondisi Gigi Tetap Sehat

26 May 2020

Tips & Trik

Mengapa Tidak Dianjurkan Tidur Setelah Makan

26 May 2020

Tips & Trik

5 Alasan Mengapa Harus Tambahkan Jahe ke Dalam Menu Diet

26 May 2020

Tips & Trik

Saat Sedang Sakit, Konsumsi 7 Makanan Ini Untuk Memperkuat Imunitas

26 May 2020

Tips & Trik

Rajinlah Melahap 7 Makanan Ini Jika Ingin Berat Badan Cepat Turun

26 May 2020

Tips & Trik

Golongan Darah O Disebut Kebal Terhadap Virus Corona, Apa Benar?

26 May 2020

Tips & Trik

Wajib Tahu! 4 Kebiasaan Ini Bisa Jaga Kondisi Gigi Tetap Sehat

26 May 2020

Tips & Trik

6 Cara Mencegah Jamur Enoki Tak Terpapar Bakteri Listeria

26 May 2020

Tips & Trik

Mi Instan Bisa Menjadi Makanan Kaya Gizi

26 May 2020

Tips & Trik

Mengapa Tidak Dianjurkan Tidur Setelah Makan

26 May 2020

Tips & Trik

5 Alasan Mengapa Harus Tambahkan Jahe ke Dalam Menu Diet

26 May 2020

Tips & Trik

Saat Sedang Sakit, Konsumsi 7 Makanan Ini Untuk Memperkuat Imunitas

26 May 2020